liat yuk....

Jumat, 22 Juni 2012

Nantikan ku di Batas Waktu

Di Kedalaman hati q...
tersembunyi harapan yg suci..
Tak perlu engkau menyangsikan....
Lewat keshalihanmu
yg terukir menghiasi dirimu...
Tak perlu dg kata2...
Sungguh..
walau q kelu, tuk mengungkapkan...
Namun, penantianmu....
pada diRiku....
Jangan Salahkan...
KaLAu memang... kau pilihkan aq....
tunggu sampai aq datang...
nanti q bawa kau pergi..
ke SYurga AbaDi...
kini...
belumlah saatnya....
aq membalas Cintamu....
Nantikan Q di Batas Waktu...
Nantikan q Di Batas WAKTU..

by : Edcoustic

Episode Syawal

Sajak ini sempat q tulis be2rapa minggu lalu, tp sayang...terhapus.
Kini q tls lg ntah sama ato tdk..

Sekira'y 4th sdh kala itu. Saat dmna kjujuran yg mungkin brakhir menyakitkn.
Saat dmna tak ada yg sberani mengakui, seberani drmu....

Kau acuhkn ap kt dunia nanti,tak kau hiraukn jauh'y medan ini, tak kau sesali akn hasil'y nanti...
Dtengah kebekuan jiwa, cb kau cairkn dg secercah pngakuanmu..

Dr awal,tak t'lintas akn hsl akhir'y..
Hanya 1,
ungkap kebenaran dg kejujuran. Itu yg q lihat...
Meski tak sngaja, namun b'niat sekali..

Dg tipudaya guyuran dr langit, b'kilah hnya melewati.
Singkat pngakuan itu.
N b'lalu bgt sj, membwa tnya yg besar. Perih pun t'paksa kau telan tuk b'sama menembus basah'y langit mlm...
Q salut pdmu wahai kawan, q bangga akn kberanianmu..
Kini, 1 tanyamu mengenai duniamu sdh t'jawab...
Asa kn kau dapati lbh baik...
Slamat b'juang kawan, tetaplh dlm kjujuran, mski t'kadang pahit.,
dn jangan lg ada prasangka akn hal'y... Trimkasih...
Lanjtkn kmbali pngembaraanmu, mencari mkna...

Bukannya salah Logika

Bukan...
Bukan'y salah jk 1+1=3
tp,
qt t'lah sepakat bhwa 1+1=2....
Bukan..,
bukan'y salah jk 3 adlh bilngan genap,
tp,
qt t'lah sepakat bhwa 3 tak habis dbagi 2..

Bukan,...
Bukan'y salah jk tak memiliki gradien
tp,
qt t'lah spakat bhwa grs horisontal mmliki gradien 0

bukan,
bukan'y salah jk logika bs tak b'laku
tp,
qt t'lah sepakat bhwa cinta ini kadang-kadang tak ada logika...

Bukan...
Bukan'y sy mau membuat yg baca pusing,
tp,
memang sy sndiri pusing menulis'y...
Bukan,
bukan'y slh jk sy kemukakn..
"jika hari ini hujan, maka banjir"
"hari ini tidak hujan"
kesimpulan:
jadi, hari ini banjir...
Gubrak...!
Moso iya bnjir? Itulah yg t'jadi....
T'bukti bhwa tak selama'y sesuai teori.. Hehe...

Ujian DariNYA

ini sy copas dari sms tausiyah yang dikirim temen.....


Terkadang tanya dan keluh ni terjadi pada qt.....
  • Kenapa aku diuji????????
    " Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, kami telah beriman. Dan mereka tidak diuji?" (Al-Ankabut : 2)

  • Kenapa ujian seberat ini?????????
    " Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya" (Al-Baqarah : 286)

  • Tapi aku tidak dapat bertahan??????
     " Dan janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah, sesungguhnya yang berputus asa dari Rahmat Allah hanyalah kaum yang kafir" (Yusuf : 87)

  • Bagaimana aku menghadapinya????????
    " Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu" (Al-Baqarah:45)

  • Kepada siapa aku berharap???????
   " Cukuplah Allah bagi ku, tidak ada Tuhan selain Dia, hanya kepadaNYA aku bertawakal" (At-Taubah : 129)

menunda waktu

Upaya murid utk mmbersihkn hati persis sprti orang yg disuruh menebang pohon. Brp pun bnyak dia mrefleksikn dn b'usaha utk melakukan'y, dia tak sanggup. Sehingga dia mngatakn pd diri'y sndiri, "Aku akn mnunggu sampai aku lbh kuat dan kemudian mnebang pohon itu." Tetapi smkin dia menunggu dan meninggalkn, pohon itu tumbuh, ia smkin besar dan kuat. Sementara dia hanya mnjadi lbh LeMAH dan upaya pnebangan itu smkin sulit...

(Abu Usman al-Maghribi)
dr bk nyanyi sunyi seorang sufi....

Limit tak berhingga Cinta

tiba2 ingin nulis catatan...
Hmm...
Tp nulis apa yah?????


Oia, cinta...
Kata yg slt terdefinisikn...
Rumus'y pun ak sndri kurang tw, apkh menggunakn limit tak berhingga atau identik dg tangen 90 derajat....
Yah.....

Mw tw rasa'y jatuh cinta???
Mw tw rasa'y dcintai???
Mw tw rasa'y dsayang???
Mw tw rasa'y dkagumi???
Mw tw rasa'y dperhatikn???
Ehm...
Seneng rasa'y...

Eitz.,....
Brarti slma ini blm pernah mrasakn'y????

Truz, slama ini kmn sj qt??? Sampai2 qt g mrasakan perhatianNYA, CINTANYA, KASIHNYA....
Siapa yg mmberi nikmat melihat utk mata ini???
Siapa yg memberi nikmat mndengar utk telinga ini???
Siapa yg mmberi nikmat menghirup udara utk hidung ini???
Astaghfirullah.....
Betapa besar perhatianNYA pd qt....
Namun, seringkali qt yg lalai, menganggap kecil itu smw.....
NikmatNYA yg manakah....yg kan kau Dustakan, bila engkau hidup dg udaRaNYa..????


Ya Allah...bimbinglah kami menuju cintaMU....

Pelajaran dari Obeee

Bismillahirrahmanirrahimm….
Pagi yang cerah,
Obe…obe….obe….., hari ini ada agenda obe bareng temen-temen. Kita janjian ketemu di kampuz n di suatu tempat sebelum akhirnya ke TKP bareng-bareng. Kira-kira pukul 08.00 saya dengan PDnya meyusuri jalan demi mencapai suatu tempat (yang tidak perlu disebutkan merkny, hehe…) yang telah disepakati. Sesampainya di sana, ya Allah….. sepi euy…..mana temen-temen yang lain???? Setelah beberapa saat cek n ricek alhamdulillah ternyata ada temen yang sedari tadi menunggu juga. Eh……masih dengan kebingungan kita, ak dapet telpon dari temen. Ternyata-eh teryata………..bukan di sini lah kita janjian…. Masya Allah……kita salah tempat, duh….. setau saya, ya di tempat ini, ternyata di kecamatan lain ada juga tempat yang namanya sama seperti ini…… hedew…hedew…….

Akhirnya tiba juga di tempat peristirahatan sementara. Tak perlu menunggu lama hingga akhirnya seluruh pasukan berkumpul n segera meluncur ke TKP. Seorang ukhti berusaha memimpin rombongan di depan, dan ternyata dia sendiri kurang tau tepatnya di mana lokasi. Kemudian digantikan oleh seorang ikhwan, dia juga ternyata kurang tau tempatnya. Waduh………kita berjalan seadanya saja, tanpa tau kemana tujuan kita. Pelajaran pertama yang bisa saya ambil adalah, malu bertanya, sesat di jalan…. Begitulah. Hingga akhirya kita berhasil menemukan dengan bantuan ukhti yang nanya ke penduduk setempat.

Game pemanasan,
Huhuhu…..samson n delila, menggelitik menurut saya. Sebenarnya ini permainan mudah sekali, tapi karna saya seorang yang pelupa. Ya akhirya kelamaan mikir jd kalah dech….. Tapi saya salut dengan tim saya, Kita kompakan trus ye??????? Hehe….. ga kaya tim depan, g kompak…………(afwan, b’canda). Pelajaran kedua yang bisa diambil adalah, selalu siap n PATAS jika dalam bermusyawarah dibutuhkan waktu yang cepat. N tentunya, temen-temen punya bakat kuq jadi artis……..(ekspresinya mana????)

Setelah itu, game pohon n tupai yah?.........Wah……game ini rame, awalnya sudah disepakati yang jadi tupai siapa, pohon siapa. Tetapi, ketika datang sebuah goncangan, gangguan, ancaman (lebay.com) dan serangan, dalam sekejap mereka berubah. Mereka berpindah haluan. Aturan main, tupai ya mencari pohon lain. Pohon ya mencari tupai lain. Tapi yang terjadi, saking cemasnya tupai tak mendapat perlindungan dari pohon, ia memberanikan diri menjadi pohon saja. Karena lebih aman…. Yang pohon juga seperti itu, mereka berubah menjadi tupai. Hehe……..asli, menggelitik sekali ketika melihat kenyataan seperti ini. Pelajaran ketiga yang bisa diambil adalah, kita harus konsisten dengan apa yang sudah kita sepakati, jangan mudah terombang-ambing akan situasi yang mudah berubah.

Pos 1
Wah…..saya kebetulan terpilih menjadi kelompok 4 (yel-yelnya mana ukh????)
Game yang pertama antara kelompok 4 n 3 adalah human tower. Asli, begitu menantang. Secara kita anak matematika berusaha memaksimalkan ilmu geometri kita. Tapi apa daya, sesulit yang kami bayangkan. Meski sudah berusaha menuju puncak tetep saja ukh Azizah belum bisa menjadi pucuk tower. Ini dikarenakan perasaan kami yang begitu halus, tak ingin menyakiti badan anggota tim kita. (hehe….lebay).

Pos 2
Ini namanya mneghindari bom yah?...... lumayan rame game ini. Tapi terlalu menyita waktu yang lama. Dalam kebosanan kita kelompok 4 menunggu giliran unjuk gigi, sesekali kita menyaksikan tim ikhwan yang sedang unjuk gigi dalam game human tower. Ini dikarenakan rasa penasaran kami yang tak berhasil menaklukan game itu. Dan….yupz, tepat sekali. Tim ikhwan mampu menaklukannya dengan baik. (kayaknya…..) kenapa????. Pelajaran keempat yang bisa saya tarik adalah, bahwa perempuan itu lebih sering memakai perasaan ketimbang laki-laki. Terbukti pada permainan human tower, laki-laki santai saja ketika naik ke atas punggung temannya tanpa takut melukainnya. Sedang perempuan, dia tidak enak hati sampai menginjakkan kaki di pundak temannya.

Pos 3
Wah…..menyusuri sungai dan mengeluarkan bola kecil dalam pipa berlubang. Jujur, ini game yang membuat badan saya pegal-pegal, kaki sakit, n tegang sedemikian rupa. Meski arusnya terbilang tak begitu deras, tetap saja batu yang licin memaksa kami berhati-hati. Sudah hati-hatipun tetap saja ada yang menjadi korban. Jatuh…..,jatuh…..n jatuh lagi. Oh ya ada yang sampai sepatunya hanyut terbawa arus. Alhamdulillah berhasil diselamatkan.
Tak cukup meyusuri sungai, kami ditantang untuk mengeluarkan bola dari dalam pipa berlubang dengan cara mengisi air ke dalam pipa tersebut. Tak semudah yang saya bayangkan. Hampir sekali tim saya berhasil, tapi apa….terjadi kebocoran di bawah. Hingga akhirnya kami berjuang keras sampai basah kuyup (tapi aku ga pake kuyup dink). Dan, malang….tim kami berhasil dikalahkan oleh tim tetangga. Tapi kami tak menyerah, tetap berusaha untuk berhasil. Teriakan dan tepukkan pun menggema mengiringi kami yang butuh waktu begitu lama menyelesaikan game ini. Hampir-hampir saya menyerah karena lelahnya mengambil air dari sungai.
Pelajaran kelima yang dapat diambil adalah, bertahan n hati-hati pada arus yang membawa kita, teteplah semangat n jangan menyerah.

Pos 4,
Pos pamungkas…..yuhu…..duhai senangnya. Kali ini temanya melawan ketingggian yang ada di depan maupun di belakang. Menjatuhkan diri pada kasur jarring-jaring merupakan game yang belum saya taklukan dengan baik. Setidaknya saya sudah mencoba. Ada beberapa kejadian lucu di game ini, (tak ku sebut merknya). Ukh H yang butuh diskusi lama hingga akhirnya jatuh dengan posisi sempurna. Ukh I yang juga butuh kepercayaan diri tinggi untuk unjuk gigi. Tapi sayang, kursi pun seakan tak rela melihat dia jatuh. Kursinya pun ikut-ikutan jatuh. (Ya Allah ukh…..untung anti ga papa). Dan yang paling menggelikan kami adalah, penampilan dari seorang yang tanpa sengaja mencuri perhatian kami. (hehe.......nda usah dibahas yah......temen-temen tau kok....) Pelajaran yang keenam dari game ini adalah, memulai sesuatu itu merupakan hal yang tersulit. Tapi, ketika sudah memulainya, akan terasa mudah mengalirnya begitu saja. Jangan takut mencoba n gagal. Karna, kegagalan sesungguhnya adalah kegagalan mencoba.....

Pandangan saya beralih ke flyng fox. Wah…..salut buat ukh isna, penampilan perdananya memukau. (hehe…….good job…..)… Dan penampilan saya???/ hhehe….. meluncur dengan ending yang memalukan. Anggapnya saya sedang bermain ayunan mungkin, hingga saya sempat berputar n menyerempet tanah sebagai landasan saya turun. Alhasil, baju saya kotor sekali dan jaket pinjamannya juga kotor. (Buat ukh isna, afwan ya ukh…….udah ngotorin jaketnya). Pelajaran yang ketujuh dari kejadian ini adalah, kalau mau pinjam sesuatu bilang dulu sama pemiliknya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kenapa? Karna, aku pinjem jaketnya mba isna ga ijin dulu. Hehe…… ak pinjem di iin mba, ak ga tau itu punya siapa……afwan, kalau ada salah2 kata, tolong koreksinya.....

Malam Ini Fani Begitu Misteri

Malam ini Fani begitu misteri; “Dan kini, ingin aku mengakhiri ketegangan semua ini, mengalah saja pada yang terhormat.” Begitu ia megawali. Kemudian ia kembali: “Dari awal hingga kini, memang itu menjadi misteri; penontonnya saja dibuat kebingungan oleh alur maju mundur. Aku rasa akan tetap baik-baik saja. Tetapi sepertinya peran antagonis akan terus melawan peran protagonis. Titik.” Aku dibuatnya merinding, serasa ada semangat Kartini yang hidup disini.
Di alam demokrasi raya seperti sekarang, perbedaan pendapat yang menimbulkan ketegangan menjadi wajar.  Apalagi bebas berpendapat telah  terlanjur  dijamin oleh undang-undang. Dalam panggung sandiwara; dimanapun pasti ada yang mulia dan ada yang jahat, ada antagonis ada yang protagonis. Semua diciptakan dengan peran akting masing-masing. Ada yang licik seperti Sengkuni, ada juga yang bijaksana seperti Kresna. Kemuliaan akan diuji oleh kejahatan.
Jadi terlintas Pramoedya: “Kita telah melawan Nak, dengan sebaik-baiknya, dengan sehormat-hormatnya.” Sungguh betapa romantisnya dunia jika pada akhirnya kita ingat pepatah Jawa: Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti; segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.

Senin, 18 Juni 2012

tawa jagoan kecil ku

Selalu ada tawa yang renyah ketika bergabung dengan mereka. Menyelami dunia anak-anak yg penuh imajiasi. Terkadang, kita tak sadar bahwa celoteh lugu mereka pun mengandung makna yang patut kita apresiasi. Walau sebenarnya terkesan ‘ngawur’ bin ‘aneh’. Toh itu sebuah analogi mereka sebagai wujud kreativitas.

Seperti mereka, jagoa2n kecil saya. Seolah mencairkan suasana yang “spaneng” tatkala bermain2 dg pelajaran sekolah. Yah…kiranya, tentunya, pastinya perlu di adakan “guyon” agar suasana bersahabat lembut. Dan kali ini pun meluncur hal2 yg kembali membuat saya tertawa sembari tetap menjaga keangguan (hehe…lebay) seorang wanita dihadapan khalayak anak2.

 “mba fani…mba fani…. Bahasa jawane weteng apa?”
“hhhmmmmm…apa yah, ntar tak pikir…” (keliatan bgt nda bisa bahasa jawa….hehe…)
“mba fani, aku ngerti, ya stomach…….”
“???@@@@@@@>>>>>””””””
Gubrak………!
“mba fani, mba fani,,,,,,,miki ana sing takon bahasa jawane rambut owhya? Ya jawab bae…. Hair…..”
“iya kan? Daripada ora ngerti mending sebisane…..”
“wah………”
*tapi kan tidak pada tempatnya. Yang ada nanti gurunya geleng2 kepala….. lagian tadi bahasa jawane rambutkan udah dijawab dengan bener. Ngapain juga dicari kesalahannya?.
Waduh…..ini jagoan2 saya bener2 lagi nglawak atau gimana sih yah…. Membuat saya tertawa lepas saja…. Ada lagi, ini masih mengenai bahasa. Yah….barangkali memang keterbatasan bahasa asing tak menyurutkan mereka untuk tetap berusaha kreatif.
“oke….. ini bahasa inggrisnya apa? (sambil menunjuk bagian tangan)”
“hand…....!,
“ini? (sambil menunjuk jari)
“finger…….., mba fani-mba fani….nama-nama jari owh…..”
“yawudah, coba, ini apa? (sambil menunjuk ibu jari)
“ ibu jari, thumb……”, yang lain menyaut….
“ih….dudu owh…. Kan ibu jari, berarti mother fingers……”, saut jagoan yg lain
“oh iya yah….. , brarti ini mother fingers (sambil menujuk ibu jari), father finger (sambil menunjuk jari telunjuk), son fingers (jari tengah), brother finger (jari manis), lha….ini kelingking apa ya mba? …..uncle fingers wis…..” hahaha…..
“huauaa……..@@@@@#!!!!!!!”

Ini yang ngajarin siapa toh?????? Bertanya-tanya dalam hati….

 tolong owh….dibenerin yg bener apa? Hehe…
Bahasa, yak…..lagi-lagi mereka bercengkrama dengan bahasa. Kali ini dengan bahasa asli, murni, original Indonesia Raya Merdeka….. hehe….
Pelajaran lawan kata nih critanya….
“mba, lawan kata senang apa?”
Belum sempat menjawab, jagoan lain menyaut,
“ ya tidak senang,”
“sedih owh….”
“ya iya owh mba, lawan kata kan brarti lawane,
tidak…..,
lawan katane pinter ya tidak pinter, lawan katane marah ya tidak marah, lawan katane bohong ya tidak bohong, dadine ora usah mumet-mumet mikir sih…..”
“huaa….@@@@@@#$#$$$”gubrak.....!
Tuing....tuing/////!
kalo dipikir-pikir bener juga, ngapain dibikin ribet..... hehe....

Tertawa lagi, tertawa lagi….dan muncul kembali pernyataan, “gitu yah….yang ngajarin siapa?”

prolog..... ^_^

Assalamu'alykum......ya akhi...ya ukhti...
hehe....gmn kabarnya nih?
Alhamdulillah yah...
*sy mah baik2 aja... Dahsyat.....!
::ga ada yg nanya jg:: hehe....
Yupz, seperti yg ada di awal tulisan ini, "prolog........."
ibarat pepatah, tak kenal maka tak sayang....*apa hubungannya sm prolog?*
nah......panggil saja saya Fani atau rani....
Critanya nih lagi belajar nulis2 gt, yg udah senior, mohon bantuannya yah.....^_^
matur tengkyu....
nah....saatnya kita beranjak ke sesi serius,


Hhummpp….saya tak mampu merangkai kata-kata bak pujangga, atau menyusun kata bak deret aritmatika, apalagi menulis hingga menjadi essay. Tapi terkadang saya merasa yakin bahwa, kalimat ntah itu puisi, nasihat, peribahasa atau petuah bahkan peringatan yang tertulis akan lebih bermakna n berbekas ketimbang ketika terucap.

Dalam perjalanan hidup pastinya terisi berbagai macam cobaan atau ujian. Itu sebagai bukti uji keimanan kita. Bukankah qt harus ikut ujian dulu untuk bisa lulus? So, qt kudu sama2 yakin bahwa semua ujian itu akan mejadikan qt naik kelas or naik tingkat.
*hehe……….. :paragraf yg ga nyambung -_- :

Meminjam pernyataan Imam Ibnu Athailah yang demikian,
“Jangan menuntut Allah karena terlambatnya permintaan yang telah engkau panjatkan kepadaNYA. Namun, hendaknya engkau koreksi diri dan tuntut dirimu agar tidak terlambat melaksanakan kewajiban-kewajiban terhadap Tuhanmu”

Hmmm…..sungguh mengena maknanya. Itu sering sekali terjadi pada manusia, tak terkecuali qt sebagai mahasiswa. Yang orang bilang aktipis eh aktivis…….yang seabreg2 kegiatannya mpe lupa sama kegiatannya itu sendiri….hehe….(apa iya?).
Apapun itu tetaplah semangat jika memang tidak semangat….!!!
Tugas qt yang utama adalah mengutamakan yang paling utama??????
*iya? Hehe….

Ohyaa, mengenai ukhwah dintara qt, yuk…..tetap qt jaga n kian pererat agar bisa ngalahin lem….(*hwa????)
Karena sungguh amat sangat banget penting sekali silaturahm itu……, hehe……

Semoga qt selalu bs menjadi manusia yang bermanfaat tanpa harus dimanfaatkan orang lain. (nah lho???? *bingung maksude)
Saya merasa sudah cukup permainan tuts keyboard ini, sudah merem melek ini mata.... Oke,
wassalamu'alykum........